Kawasanindustri di Losari, Cirebon karena mudah aksesnya baik dari darat maupun laut. Kawasan industri di Losari, Cirebon karena mudah aksesnya baik dari darat maupun laut. REPUBLIKA.ID; REPUBLIKA TV; GERAI; IHRAM; REPJABAR; REPJOGJA; RETIZEN; BUKU REPUBLIKA; Wednesday, 18 Jumadil Awwal 1443 / 22 December 2021
JAKARTA KOMPAS — Pemerintah menargetkan pengembangan kawasan industri dan perkotaan baru Rebana (Cirebon-Patimban-Kertajati) dapat mulai digarap pada Juli 2021. Sebanyak 88 proyek prioritas infrastruktur disiapkan untuk pengembangan kawasan dengan alokasi anggaran senilai Rp 240,75 triliun.
Kawasanindustri di Losari, Cirebon karena mudah aksesnya baik dari darat maupun Tuesday,1 Jumadil Akhir 1443 / 04 January 2022 Jadwal Shalat. Mode Layar. Al-Quran Digital. Indeks. Networks retizen.id repjabar.co.id repjogja.co.id. Kanal
KawasanIndustri Batang – Jawa Tengah. Feb 19, 2022. Kawasan Industri Batang Detail Proyek Kawasan Industri Terpadu di Batang, Jawa Tengah, Indonesia sebagai solusi keberlanjutan ekonomi dengan mengoptimalkan sistem, efisiensi biaya, meningkatkan kualitas hidup, serta ruang kerja dan tempat tinggal yang ramah
AlamatPT Musashi Auto Parts Indonesia PT Musashi Cikarang. Kawasan EJIP Industrial Park Plot 3J-2 Cikarang Selatan, Bekasi 17550. PT Musashi Karawang. Kawasan Industri Surya Cipta Jl. Surya Madya Kav 1-36 BC Kutanegara, Ciampel, Karawang 41361. Website Career. Lihat info: Lowongan Kerja Bekasi
PemerintahKota Cirebon, Jawa Barat, bakal menjadikan lahan galian pasir di Kelurahan Argasunya sebagai kawasan agrowisata. Dengan begitu, masyarakat setempat tidak lagi bergantung pada penambangan pasir yang beberapa kali merusak lingkungan. Kompas diterbitkan oleh PT Kompas Media Nusantara yang merupakan bagian dari kelompok usaha
Perbedaanpendapat mengenai rencana pengajuan kawasan industri di sebagian wilayah Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon terus bergulir. Lewati ke konten. 29 Juni 2022; Pencarian. Indeks Berita; pihaknya akan menemui DPRD Kabupaten Cirebon. “Kita akan melakukan audiensi dengan dewan, kita minta agar dewan segera mendukung kawasan
CYBER88 I Cirebon -- Bupati Cirebon Imron, memimpin rapat terkait rencana pembangunan kawasan industri di Ruang Paseban, Gedung Sekretariat Daerah (Setda), Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Selasa (21/12/2021).. Dalam rapat tersebut, hadir Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cirebon Moh. Luthfi, Kepala Kejaksaan Republik
Kawasanindustri di Losari, Cirebon karena mudah aksesnya baik dari darat maupun laut. Kawasan industri di Losari, Cirebon karena mudah aksesnya baik dari darat maupun laut. REPUBLIKA.ID; REPUBLIKA TV; GERAI; IHRAM; REPJABAR; REPJOGJA; RETIZEN; BUKU REPUBLIKA; Friday, 1 Sya'ban 1443 / 04 March 2022
Kembangkanekspansi bisnisnya, PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) menandatangani nota kesepahaman dengan PT Kawasan Industri Cirebon untuk Proyek Pembangunan New Cirebon City. Director of Business & Development WSBP, Sugiharto dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin mengatakan, kerja sama WSBP dan PT Kawasan Industri
LV0F. CILACAP - PT Kawasan Industri Cirebon dan Wiwaha Group siap berinvestasi Rp 57,8 triliun di Cilacap. Satu di antaranya, mereka bakal membangun kawasan industri yang dapat menyerap 5000 tenaga kerja lokal. Komitmen berinvestasi ini ditunjukkan lewat penandatanganan Surat Penyataan Kepeminatan Letter of Intent LOI untuk investasi Kawasan Industri dan Real Estate bersama Pemkab Cilacap. Surat pernyataan kepemimpinan LOI itu ditandatangi Direktur Utama PT Kawasan Industri Cirebon KIC dan Wiwaha Group Joko Prabowo, Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji, bersama Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu DPMPTSP Cilacap Awaludin Murri. Penandatanganan dilakukan di ruang Gadri Komplek Rumah Dinas Bupati, Jumat 13/8/2021. Baca juga KIC Kembangkan Empat Kawasan Industri di Cilacap, Total Investasi Capai Rp 57,8 Triliun Baca juga Tersengat Listrik saat Pasang Lampu Hias Agustusan, Pemuda asal Dayeuhluhur Cilacap Tewas Baca juga Trauma Tsunami 2006 dan Pascagempa Cilacap M 4,8, Warga Ayah Kebumen Bikin Jalur Evakuasi ke Hutan Baca juga Cilacap Kekurangan 1,5 Juta Vaksin Sinovac, Jadwal Penyuntikan Vaksin Dosis Kedua Mundur Daftar kepeminatan investasi Letter of Intens LOI dengan PT KIC dan Wiwaha Group yaitu untuk Pengembangan Kawasan Industri Bunton Adipala senilai Rp 7,9 trilliun, Kawasan Industri Bulupayung Kesugihan senilai Rp 11,7 trilliun. Kemudian ada pula Kawasan Industri Kutawaru Cilacap Tengah senilai Rp 5,6 trilliun, serta Perumahan dan Kawasan Pemukiman di Desa Jambusari dan Desa Jeruklegi Wetan senilai Rp 32,5 trilliun. Sehingga, total investasi KIC dan Wiwaha Group, yaitu Rp 57,8 trilliun. Bupati Tatto Suwarto Pamuji menyampaikan bahwa investasi sangat penting untuk membangun Cilacap. Hal tersebut juga dilakukan agar masyarakat Cilacap mendapatkan kesempatan kerja lebih besar dengan adanya kawasan industri tersebut. "Cilacap tidak bisa tumbuh sendiri tapi perlu investor. Maka, kami berusaha mendatangkan investor, satu di antaranya PT KIC dan Wiwaha Group ini," kata Tatto dalam rilis yang diterima, Sabtu 14/8/2021. "Harapannya, adanya investor membangun kawasan industri memberi masyarakat Cilacap berpeluang mendapat pekerjaan," ujarnya. Baca juga Jauh Sebelum Ada Hari Pramuka, Gerakan Kepanduan Sudah Ada di Banjarnegara. Digerakkan KH Agus Salim Baca juga Warga Jateng Terima Kartu Jateng Sejahtera Cair Setiap Triwulan, Nilainya Rp 750 Ribu/Orang Baca juga Rampung Jalani Hukuman Kasus Pencurian, Warga Nigeria Dideportasi dan Dilarang Masuk Lagi Indonesia Baca juga 15 Camat di Tegal Dinyatakan Langgar Prokes, Terancam Denda Masing-masing Rp 100 Ribu Sementara, Direktur PT KIC dan Wiwaha Group Joko Prabowo menyampaikan, pengembangan kawasan industri diperkirakan dapat menyerap sekitar lima ribu tenaga kerja lokal, untuk tahap pertama. "Untuk pelatihan karyawan tersebut, nantinya akan bekerjasama dengan Balai Latihan Kerja bersama dengan Pemkab Cilacap karena harus tertata semua dan karyawannya harus yang mumpuni seperti itu," jelasnya. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menciptakan wahana komunikasi dan interaksi bisnis langsung antara pemerintah daerah dan para pengusaha maupun calon investor. Hal itu berguna memberi peluang kerjasama investasi yang saling menguntungkan dan memberikan kontribusi bagi pengembangan ekonomi Kabupaten Cilacap. Tribunbanyumas/jti
CIREBON - Kabupaten Cirebon yang masuk ke dalam kawasan Metropolitan Rebana terus berupaya menjadikan wilayahnya di bagian timur menjadi kawasan industri. Namun, rencana tersebut masih terganjal minimnya suplai air Daerah Kabupaten Cirebon Hilmy Rivai mengatakan suplai air baku secara maksimal di Kabupaten Cirebon hanya dirasakan di daerah wilayah barat, selatan, dan air baku untuk tiga wilayah tersebut berasal dari mata air Gunung Ciremai, Kabupaten Kuningan dan Waduk Jatigede, Kabupaten Sumedang.“Aktivitas industri sangat membutuhkan air baku yang cukup tinggi. Sementara, di wilayah Cirebon bagian timur suplai air bakunya sangat rendah. Ini menjadi pekerjaan rumah untuk kami,” kata Hilmy di Kabupaten Cirebon, Kamis 8/6/2023. Pemerintah Kabupaten Cirebon, kata Hilmy, menginginkan adanya rekayasa teknologi yang bisa mengolah air laut menjadi air baku untuk kebutuhan industri.“Kalau ini sudah ada, mungkin Kabupaten Cirebon menjadi salah satu wilayah paling maju di KEK Rebana,” kata itu, Direktur Utama Perumda Air Minum Tirtajati, Suharyadi mengatakan, pihaknya bakal menggandeng investor untuk meningkatkan suplai air bersih di wilayah Kabupaten Cirebon bagian Kabupaten Cirebon bagian timur kerap dilanda kriris air bersih. Sebagian besar berada di kawasan pesisir tandus.“Menggandeng investor ini juga merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan pelanggan baru. Tahun depan, kami target lebih pelanggan,” kata mengatakan, kehadiran investor penyedia air bersih nantinya bakal membantu suplai ke sejumlah Cirebon wilayah timur, kata Suharyadi, sudah dirancang oleh pemerintah menjadi salah satu kawasan industri di Kawasan Metropolitan investasi Kabupaten Cirebon, Jawa Barat terus merosot dalam empat tahun terakhir. Pandemi covid-19 yang terjadi di Indonesia membuat angka tersebut sulit catatan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu DPMPTSP Jawa Barat, penurunan angka realisasi investasi di Kabupaten Cirebon terjadi sejak 2019 hingga 2019, realisasi investasi di kabupaten paling timur Jawa Barat ini sebesar Rp8,97 triliun. Kemudian pada 2020 turun ke angka Rp4,95 triliun, 2021 Rp4,86 triliun, dan 2022 sebesar Rp4,36 DPMPTSP Jabar, Nining Yulitistiani mengatakan, Pemerintah Kabupaten Cirebon harus berupaya menaikan angka realisasi investasi pada 2023. Hal ini untuk menjaga tren Jawa Barat sebagai raja investasi di tanah triwulan I 2023, Kabupaten Cirebon mencatatkan realisasi investasi sebesar Rp1,27 triliun. Menurutnya, angka tersebut bisa dikatrol hingga akhir 2023.“Kabupaten Cirebon adalah bagian dari Kawasan Metropolitan Rebana. Peluang untuk menaikan angka realisasi investasi sangat tinggi,” kata Nining. Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
› Nusantara›Cirebon, ”Karpet Merah” untuk ... Cirebon timur meggeliat menjadi pusat ekonomi baru. Namun, permasalahan RTRW harus dibenahi agar peruntukannya bisa memberi hasil maksimal untuk semua kalangan. Oleh ABDULLAH FIKRI ASHRI 8 menit baca KOMPAS/TOTOK WIJAYANTO TOKBuruh pabrik tekstil di kawasan Ciledug, Cirebon, Jawa Barat, antre memesan makan saat istirahat siang, Jumat 31/3/2023. Di wilayah Cirebon mulai bermunculan pabrik-pabrik tekstil dan garmen baru yang merupakan pindahan dari wilayah Karawang dan Tangerang. Masih murahnya UMR di Cirebon menjadi salah satu daya tarik pengusaha untuk mendirikan pabrik di kawasan timur Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, berganti rupa. Lahan pertanian beberapa tahun silam kini menjelma pabrik tekstil dan sepatu, minimarket, hingga perumahan. Perubahan ini membuka lapangan kerja bagi warga setempat. Namun, masih ada potensi masalah tata Lebaran terakhir, Ryan Sulaiman 33 tidak lagi harus mudik sekali setahun dari Jakarta ke kampungnya di Desa Ciledug Kulon, Kecamatan Ciledug, Cirebon. Ia pun tak mesti naik sepeda motor sekitar lima jam, berteman panas terik dan debu jalan pantai utara. Sejak 2019, Ryan bisa pulang setiap hari. Waktu tempuh dari rumah ke tempat kerjanya di PT Kreasi Garment Cirebon KGC hanya sekitar 10 menit. Kehadiran pabrik tekstil berorientasi ekspor itu membuat dirinya dan warga setempat punya pilihan untuk tidak merantau.”Saya bisa lebih dekat dengan keluarga, enggak ngeluarin biaya kos, dan macet-macetan di Jakarta,” ujar bapak dua anak ini, Minggu 30/4/2023. Bahkan, istrinya yang juga warga setempat menjadi salah satu dari sekitar pekerja di pabrik Ryan mengadu nasib di Ibu Kota. Tamatan sekolah menengah atas ini menjadi karyawan di pabrik pembuatan kaleng minuman kemasan selama sepuluh ia sudah beberapa kali menerima surat peringatan SP. Dia akhirnya mengalami pemutusan hubungan kerja PHK.”SP Terakhir, saya enggak pakai kaus tangan. Jadi, jari saya kena ujung slit kaleng, berdarah,” ujarnya sambil menunjukkan garis bekas luka di jari manis tangan kanannya. Ia pun harus kehilangan pekerjaan dengan penghasilan maksimal Rp 10 juta per pulang ke desanya akhir 2018, sejumlah pabrik tekstil berdiri. Pemerintah desa mengabarkan lowongan kerja di pabrik pun melamar dan diterima bekerja. Namun, gajinya jauh lebih kecil dibandingkan saat di Jakarta, sekitar Rp 2 juta.”Enggak apa-apa, daripada nganggur. Pengeluaran di sini Cirebon juga tidak sebesar Jakarta. Saya sudah nyaman di sini. Belum tentu juga diterima lagi kerja di sana,” juga Kawasan Industri Dorong Investasi ke CirebonKOMPAS/TOTOK WIJAYANTOBuruh pabrik tekstil di kawasan Ciledug, Cirebon, Jawa Barat, keluar untuk memesan makan saat istirahat siang, Jumat 31/3/2023. Di Cirebon, misalnya, ia bisa makan dengan uang Rp sekali makan. Sementara di Jakarta, ongkos makan bisa dua kali tidak menyangka bisa kerja di kampungnya. Belasan tahun lalu, hanya ada sawah, lahan bawang merah, dan tanah kosong di kini, pabrik tekstil dan alas kaki menjamur. Setidaknya ada enam pabrik, termasuk PT KGC, yang berada di dekat Gerbang Tol Ciledug itu.”Bahkan, nanti ada perusahaan sepatu dari Subang Jabar yang pindah ke sini. Itu bisa pekerja,” berbagai pabrik ini turut menumbuhkan minimarket dan perumahan serta indekos di sekitarnya. Warga setempat pun membuka hanya warga di sekitar pabrik, sejumlah warga dari Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, yang berbatasan dengan Cirebon, juga meraup manfaat dari industri tekstil dan turunannya. Fiki Fathullah, misalnya, setahun terakhir bekerja di PT Long Rich Indonesia LRI, pabrik Kecamatan Losari, Brebes, ini sebelumnya bekerja pada perusahaan otomotif di Purwakarta, Jabar, serta sebuah pabrik sepatu di Brebes. Ia memilih pindah ke PT LRI karena UMK di Cirebon Rp 2,4 juta per bulan, lebih tinggi dari Brebes dengan Rp 2 juta per bulan.”Dengan adanya industri di Cirebon, banyak juga orang sini Brebes yang enggak mau merantau lagi karena dekat dengan keluarga,” ujar pria berusia sekitar 30 tahun ini. Meskipun gajinya tidak sebesar saat di Purwakarta, setidaknya ia tidak mesti mengeluarkan uang indekos dan WIJAYANTO TOKBuruh pabrik tekstil di kawasan Ciledug, Cirebon, Jawa Barat, antre memesan makan saat istirahat siang, Jumat 31/3/2023. Fiki bahkan kini bisa kuliah di sebuah kampus di Brebes. ”Dulu, waktu di luar daerah, capek bolak-balik kuliah. Ini sudah mau selesai sarjana,” ujarnya hanya warga Cirebon dan sekitarnya, pekerja yang terkena PHK juga jadi ”penghuni” pabrik tekstil dan alas kaki di Cirebon. Nuryayani, misalnya, pada 2018 mengalami PHK di PT Dean Shoes, pabrik sepatu di Karawang. Ia lalu pindah ke Tangerang lalu murahKetika PT Long Rich berdiri di Cirebon tahun 2021, ia dipanggil atasannya. Banyak rekannya menolak karena UMK Cirebon jauh lebih rendah daripada Karawang. ”Akhirnya, saya pindah. Waktu itu, karyawannya baru 200 orang. Sekarang, sudah sampai orang,” kata warga Bekasi dia, tempat kerja barunya lebih stabil meskipun ada isu resesi global. ”Di sini belum ada PHK. Bisa jadi karena upah di sini lebih rendah. Contohnya, di Karawang, pabrik punya pekerja. Dengan dana yang sama, di Cirebon bisa mempekerjakan orang,” yang lebih murah dua kali lipat dibandingkan Karawang, Bekasi, atau Jakarta membuat Cirebon menjadi incaran pelaku industri tekstil dan alas kaki. Apalagi, saat relokasi pabrik terjadi lima tahun terakhir ke wilayah Majalengka, Cirebon, dan sejumlah daerah di Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu DPMPTSP Jabar mencatat, selama 2017 hingga pertengahan 2022, realisasi investasi industri tekstil di Cirebon mencapai Rp 394 miliar. Sebelum 2017, tidak tercatat realisasi penanaman modal dalam negeri PMDN di industri kurun waktu itu, tercatat 112 proyek terkait industri tekstil di Cirebon, baik yang PMDN maupun penanaman modal asing. Dari proyek itu, terdata penyerapan tenaga kerja hampir jumlah realisasi investasi industri kulit dan alas kaki di Cirebon pada 2017-2022 mencapai Rp 275 miliar dengan serapan tenaga kerja 122 orang. Kepala DPMPTST Kabupaten Cirebon Dede Sudiono memperkirakan, kehadiran industri tekstil dan alas kaki di Cirebon menyerap ribuan hingga belasan ribu HELABUMIPekerja beraktivitas di salah satu industri manufaktur di Desa Wadas, Kecamatan Tegal, Cirebon, Jawa Barat, Rabu 25/4/2018. Memasuki era Industri pembenahan kapasitas pekerja akan meningkatkan daya saing dan produktivitas industri, terutama pada sektor dia, pabrik tekstil dan alas kaki merupakan industri padat karya yang membutuhkan banyak orang. ”Kami menginginkan investasi padat karya untuk tenaga kerja. Tentu butuh investasi padat modal dan teknologi, tetapi komposisinya tidak sebanyak padat karya,” mengatakan, industri tersebut penting untuk menekan angka pengangguran di Cirebon. Pada 2022, tingkat pengangguran terbuka di Cirebon tercatat 8,1 persen atau sebanyak orang dari angkatan kerja sekitar 1 juta orang. Angka tersebut menurun dibandingkan tingkat pengangguran pada 2021, yakni 10,4 sebabnya, pihaknya membuka lebar pintu untuk investor di bidang tekstil dan alas kaki di Cirebon. Bahkan, pemda menyiapkan ”karpet merah” kawasan industri seluas hektar di Cirebon bagian timur, seperti Kecamatan Ciledug, Losari, dan lahan itu akan tercantum dalam peraturan daerah tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Cirebon 2023-2043 yang saat ini masih tahap revisi. Selain lahan, aksesibilitas lima pintu tol di Cirebon juga menjadi daya tarik bagi investor.”Kenapa Cirebon bagian timur? Ini untuk pemerataan. Selama ini, industri banyak di bagian barat. Sekarang, kita dorong ke timur,” ini, terdapat lima pintu tol di Cirebon. Dua di antaranya berada di timur, yakni Gerbang Tol Kanci dan GT FIKRI ASHRISejumlah kendaraan melintasi Rest Area 207 A Jalan Tol Palimanan-Kanci, Cirebon, Jawa Barat, Kamis 28/4/2022. Pengelola tol dan kepolisian kembali menerapkan sistem buka tutup area istirahat untuk mengurai Cirebon juga masuk dalam kawasan Rebana yang tengah dikembangkan pemerintah pusat. Rebana meliputi tujuh daerah di pesisir utara Jabar yang terdiri dari Kabupaten Subang, Indramayu, Majalengka, Sumedang, Cirebon, Kuningan, dan Kota Daerah Kabupaten Cirebon Hilmy Rivai memastikan lahan hektar di wilayah timur dapat dimanfaatkan investor. Pihaknya sedang mengkaji revisi RTRW itu dengan Pemerintah Provinsi Jabar. Regulasi itu juga akan dibahas dengan Kementerian Pertanian serta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan mengeklaim, kawasan industri tidak mengganggu lahan pertanian. Sebab, pemkab akan menetapkan lahan pertanian pangan berkelanjutan LP2B. ”Walaupun lahan pertaniannya LP2B nanti sekitar hektar dari total hektar, itu lahan produktif. Kalau tidak produktif, untuk industri,” demikian, potret tergerusnya lahan pertanian sudah tampak. Pada 2021, misalnya, Badan Pusat Statistik Kabupaten Cirebon mencatat, luas panen bawang merah di Ciledug, salah satu kawasan di Cirebon timur, hanya 18 hektar. Padahal, pada 2016, lahan bawang yang panen mencapai 245 DPRD Kabupaten Cirebon Mohamad Luthfi mengatakan, pembangunan kawasan industri di bagian timur Cirebon harus lebih tertata dan teratur. Penataan itu antara lain adanya akses tol hingga zonasi antara hunian atau permukiman dengan kawasan pabrik.”Tata ruang ini jadi pilot dari semua sektor pembangunan. Perencanaan tata ruang kan 20 tahun ke depan. RPJMD Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah hanya lima tahun,” ujarnya. Itu sebabnya, perumusan RTRW harus mempertimbangkan berbagai dia, pembangunan kawasan industri tanpa penataan yang jelas dapat menimbulkan masalah, seperti kemacetan hingga banjir. Luthfi pun mewanti-wanti agar pemda patuh pada aturan RTRW kelak agar tidak ada tumpang tindih antara hunian dan FIKRI ASHRIPetani memikul bawang merah di Desa Bojongnegara, Kecamatan Ciledug, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Selasa 16/1. Seiring masa panen bawang merah di Cirebon, harga komoditas itu menyentuh Rp per kilogram. Padahal, harga acuan pembelian di tingkat petani seharusnya Rp per itu mulai tampak. Setiap hari kerja pada pagi dan sore di Jalan Ciledug-Pabedilan, misalnya, terjadi kemacetan. Saat itu, buruh pabrik datang dan pulang dari bekerja. Terlebih lagi, jalan di depan PT KGC belum sepenuhnya mulus.”Jalan depan pabrik itu baru juga diperbaiki seminggu sudah bolong-bolong lagi,” ujar Ryan. Padahal, jalan itu akses utama warga menuju Brebes dan Jalan Tol Kanci-Pejagan. Ia berharap, infrastruktur, seperti jalan, untuk kawasan industri tetap juga menyoroti kepastian warga bekerja di pabrik. ”Setelah ada Undang-Undang Cipta Kerja No 6/2023, tidak jelas kapan kami diangkat jadi karyawan tetap. Saya sudah lima tahun jadi pekerja PKWT perjanjian kerja waktu tertentu,” selain kepastian, status karyawan tetap bisa meningkatkan kesejahteraan buruh pabrik, seperti Ryan. Jangan sampai, kawasan industri yang menjadi ”karpet merah” untuk investor justru membuat warga setempat juga Investasi di Kabupaten Cirebon Anjlok, Tingkat Pengangguran Justru Menurun EditorCORNELIUS HELMY HERLAMBANG